Jay Singgih: HIPMI Harus Jadi Motor Lahirnya Pengusaha Baru untuk Dongkrak Ekonomi Nasional
Ambon, indonesiatimur.co — Wakil Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Jay Singgih, menegaskan peran strategis HIPMI dalam mencetak pengusaha muda dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional saat menghadiri Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Maluku 2026 di Ambon, Rabu (13/5/2026).
Dalam sambutannya, Jay Singgih menyampaikan apresiasi kepada BPD HIPMI Maluku atas penyelenggaraan FORBISDA yang dinilai menjadi ruang penting untuk memperkuat kapasitas kader HIPMI sekaligus memperluas jejaring usaha di daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, jajaran TNI-Polri, Kejaksaan, pimpinan instansi vertikal, senior HIPMI, serta pelaku usaha muda di Maluku.
Jay mengatakan, HIPMI sejak awal didirikan sebagai wadah kaderisasi pengusaha muda Indonesia yang memiliki semangat nasionalisme, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan.
“HIPMI hadir untuk mencetak pengusaha-pengusaha muda yang tangguh, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional,” ujar Jay dalam sambutannya.
Menurutnya, HIPMI tidak hanya menjadi organisasi pengusaha, tetapi juga ruang pembentukan calon pemimpin masa depan. Ia menilai banyak tokoh nasional lahir dari proses kaderisasi HIPMI, baik di bidang bisnis, pemerintahan, politik, maupun sektor lainnya.
Karena itu, kader HIPMI disebut perlu terus mendapatkan pembekalan dari para senior, tokoh daerah, dan tokoh nasional guna memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kewirausahaan.
Jay Singgih juga menyoroti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen yang dinilai membutuhkan lebih banyak entrepreneur dan pengusaha baru di berbagai daerah.
Menurutnya, HIPMI memiliki posisi strategis dalam mengisi ruang-ruang ekonomi nasional melalui lahirnya wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian daerah.
“HIPMI memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan wirausaha muda di berbagai daerah,” tegasnya.
Ia berharap FORBISDA 2026 dapat menjadi ruang motivasi, pembelajaran, dan penguatan kolaborasi usaha bagi kader HIPMI Maluku agar terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan semangat baru bagi pengusaha muda Maluku untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” tutupnya. (it-02)
